SENI BUDAYA DAYAK....anda diperbolehkan mengambil tulisan di blog ini dengan ketentuan tidak menggunakannya untuk sesuatu yang melanggar hukum, jika ketentuan ini dilanggar maka anda dapat dituntut secara hukum yang berlaku di wilayah atau teritori indonesia. silakan isi buku tamu untuk konfirmasi dan tinggalkan kritik atau saran anda untuk pengembangan pembelajaran dalam menyoroti perkembangan seni budaya dayak di kalimantan, khususnya di kalimantan barat. terimakasih

TRANSLATER

Pembagian Sub-sub Suku Dayak

Minggu, 22 Agustus 2010 Label:

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Dayak

Dikarenakan arus migrasi yang kuat dari para pendatang, Suku Dayak semakin terdesak dan akhirnya memilih masuk ke pedalaman hutan. Akibatnya, Suku Dayak menjadi terpencar-pencar dan menjadi sub-sub etnis tersendiri.

Kelompok Suku Dayak, terbagi dalam sub-sub suku yang kurang lebih jumlahnya 405 sub (menurut J. U. Lontaan, 1975). Masing-masing sub suku Dayak di pulau Kalimantan mempunyai adat istiadat dan budaya yang mirip, merujuk kepada sosiologi kemasyarakatannya dan perbedaan adat istiadat, budaya, maupun bahasa yang khas. Masa lalu masyarakat yang kini disebut suku Dayak, mendiami daerah pesisir pantai dan sungai-sungai di tiap-tiap pemukiman mereka.

Etnis Dayak Kalimantan menurut seorang antropologi J.U. Lontaan, 1975 dalam Bukunya Hukum Adat dan Adat Istiadat Kalimantan Barat, terdiri dari 6 suku besar dan 405 sub suku kecil, yang menyebar di seluruh Kalimantan.

Dewasa ini suku bangsa Dayak terbagi dalam enam rumpun besar, yakni:[Kenyah-Kayan-Bahau],[Ot Danum],[Iban],[Murut],[Klemantan] dan [Punan]. Keenam rumpun itu terbagi lagi dalam kurang lebih 405 sub-rumpun. Meskipun terbagi dalam ratusan sub-rumpun, kelompok suku Dayak memiliki kesamaan ciri-ciri budaya yang khas. Ciri-ciri tersebut menjadi faktor penentu apakah suatu subsuku di Kalimantan dapat dimasukkan ke dalam kelompok Dayak. Ciri-ciri tersebut adalah rumah panjang,hasil budaya material seperti tembikar,[mandau],sumpit,beliong(kampak Dayak),pandangan terhadap alam,mata pencaharian(sistem perladangan),dan seni tari. Perkampungan Dayak biasanya disebut:[lewu]/[lebu],sedangkan perkampungan kelompok suku-suku Melayu disebut:[benua]/[banua]. Di kecamatan-kecamatan di Kalimantan yang merupakan wilayah adat Dayak dipimpin seorang Kepala Adat yang memimpin satu atau dua suku Dayak yang berbeda,tetapi di daerah perkampungan suku-suku Melayu tidak ada sistem kepemimpinan adat kecuali raja-raja lokal.

Menurut Prof. Lambut dari Universitas Lambung Mangkurat, secara rasial, manusia Dayak dapat dikelompokkan menjadi :
  • Dayak [Mongoloid]
  • Dayak [Melayu|Malayunoid]
  • Dayak [Australoid|Autrolo-Melanosoid]
  • Dayak [Heteronoid]

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Banua Dayak © 2010 | Designed by My Blogger Themes | Blogger Template by Blog Zone